Filosofi Batik Jogjakarta

Posted: 7 October 2010 in BUDAYA, DUNIA INFORMASI

Batik merupakan suatu maha karya yang indah.  karna jasa nenek moyang kitalah Indonesia bisa bangga dengan kain yang bernilai tinggi ini. Disamping itu batik bukan sebagai Karya Seni Rupa belaka Tapi batik juga memberikan kesan yang indah  bagi yang memakainya. Maka dari itu sebagai bentuk kepedulian kita sebagai anak Indonesia marilah kita telusuri FILOSOFI BATIK  yang ada di Indonesia.

BATIK PARANG RUSAK BARONG

BATIK PARANG RUSAK BARONG [Batik Tulis]

Zat Warna : Soga Alam

Kegunaan : Sebagai kain panjang

Unsur Motif : Parang, Mlinjon

Ciri Khas : Kerokan

Filosofi : Parang menggambarkan senjata, kekuasaan. Ksatria yang  menggunakan batik ini bisa berlipat kekuatannya.

BATIK TRUNTUM

BATIK TRUNTUM {Batik Tulis]

Zat Warna : Soga Alam

Kegunaan : Dipakai saat pernikahan

Ciri Khas : Kerokan

Filosofi : Truntum artinya menuntun, diharapkan orang tua bisa menuntun calon pengantin.

 

BATIK SIDO MUKTI

 

BATIK SIDO MUKTI [Batik Tulis]

Zat Warna : Soga Alam

Kegunaan : Sebagai kain dalam upacara perkawinan

Unsur Motif : Gurda

Filosofi : Diharapkan selalu dalam kecukupan dan kebahagiaan.

BATIK PARANG KUSUMO

 

BATIK PARANG KUSUMO {Batik Tulis]

Zat Warna : Naphtol

Kegunaan : Sebagai kain saat tukar cincin

Unsur Motif : Parang, Mlinjon

Ciri Khas : Kerokan

Filosofi : Kusumo artinya bunga yang mekar, diharapkan pemakainya terlihat indah

BATIK KAWUNG

 

BATIK KAWUNG [Batik Tulis]

Zat Warna : Naphtol

Kegunaan : Sebagai Kain Panjang

Unsur Motif : Geometris

Filosofi : Biasa dipakai raja dan keluarganya sebagai lambang keperkasaan dan keadilan

BATIK CIPTONING

 

BATIK CIPTONING [Batik Tulis]

Zat Warna : Soga Alam

Kegunaan : Sebagai kain panjang

Unsur Motif : Parang, Wayang

Ciri Khas : Kerokan

Filosofi : Diharapkan pemakainya menjadi orang bijak, mampu memberi petunjuk jalan yang benar

BATIK PAMILUTO

 

BATIK PAMILUTO [Batik Tulis]

Zat Warna : Soga Alam

Kegunaan : Sebagai kain panjang saat pertunangan

Unsur Motif : Parang, Ceplok, Truntum dan lainnya

Filosofi : Pamiluto berasal dari kata “pulut”, berarti perekat, dalam bahasa Jawa bisa artinya kepilut [tertarik]

BATIK CUWIRI

 

BATIK CUWIRI [Batik Tulis]

Zat Warna : Soga Alam

Kegunaan : Sebagai “Semek’an” dan Kemben. Dipakai saat upacara “mitoni”

Unsur Motif : Meru, Gurda

Filosofi : Cuwiri artinya kecil-kecil, Diharapkan pemakainya terlihat pantas dan dihormati

BATIK NITIK KARAWITAN

 

BATIK NITIK KARAWITAN [Batik Tulis]

Zat Warna : Soga Alam

Kegunaan : Sebagai kain panjang

Ciri Khas : Kerokan

Unsur Motif : Ceplok

Filosofi : Pemakainya orang yang bijaksana

BATIK TAMBAL

 

BATIK TAMBAL [Batik Tulis]

Zat Warna : Soga Alam

Kegunaan : Sebagai Kain Panjang

Unsur Motif : Ceplok, Parang, Meru dll

Ciri Khas : Kerokan

Filosofi : Ada kepercayaan bila orang sakit menggunakan kain ini sebagai selimut, sakitnya cepat sembuh, karena tambal artinya menambah semangat baru

Demikianlah Filosofi Batik Nusantara khususnya Batik Yogya, tentu menjadi tambahan ilmu bagi kita dalam dunia warisan leluhur  yaitu Batik. Semoga Informasi ini dapat berguna bagi semua.

Sumber

http://www.funfancyfemme.blogspot.com

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s